Pernahkan anda menjelek-jelekan wanita lain di depan pasangan? Jika iya, berarti anda sedang dalam masa subur. Wanita yang sedang dalam masa subur cenderung melakukan hal tersebut. Masa’ sih?
Dalam pernikahan, isu tentang kesuburan alat reproduksi adalah hal yang penting. Banyak pertanyaan dari para ibu yang menanyakan mengapa mereka belum juga hamil. Tak hanya kaum ibu, para pria juga banyak yang bertanya tentang hal serupa.
Tenang, anda tidak sendirian. Menurut catatan Fertilityfact, Selasa (6/12/2005), setidaknya ada 90 juta pasangan di dunia ini yang sedang berusaha untuk memiliki anak. Sulitnya memiliki momongan tersebut sampai-sampai menimbulkan stress yang mendalam pada pasangan-pasangan tersebut. Bahkan dari daftar penyebab stress, stress karena tidak subur adalah penyebab kedua terbanyak setelah stress karena kematian.
Umumnya, pasangan butuh 5-6 bulan untuk bisa hamil. Namun pada beberapa pasangan bisa lebih cepat dari itu. Namun pasangan tidak bisa sembarang menyebut diri mereka tidak subur. Dikutip dari Discovery, Selasa (6/12/2005) seseorang bisa disebut memiliki tanda-tanda tidak subur jika ia dan pasangannya tidak hamil setelah satu tahun berhubungan seks dengan frekeuensi normal tanpa kontrasepsi apapun.
Pada wanita, ketidaksuburan bisa disebabkan oleh disfungsi hormon, tersumbatnya saluran telur, endometriosis, kista, atau kualitas dan pergerakan sperma yang kurang baik.
Setidaknya 40% faktor ketidaksuburan disebabkan oleh wanita sedangkan 40% lain oleh sebab pria, dan sisa 20% karena keduanya.
Berikut beberapa fakta tentang kesuburan pria dan wanita yang dikutip dari berbagai sumber :
1. Wanita yang sedang dalam masa subur biasanya bersikap lebih tajam terhadap wanita lain. Pada saat ovulasi (sekitar hari ke-12 sampai 21 siklus menstruasi) perasaan ingin bersaing dengan wanita lain semakin tinggi. Pada masa ovulasi, wanita sering memberikan komentar yang buruk ketika dimintai pendapat tentang wanita lain.
2. Peneliti di New York University membuktikan penggunaan laptop dapat menyebabkan kemandulan pada pria. Penggunaan laptop yang cukup lama menyebabkan suhu testis meningkat sehingga menyebabkan kurang baiknya kualitas sperma.
3. Kesuburan pada wanita Asia menurun. Pada periode 1965-1970 rata-rata wanita Asia memiliki 6 orang anak. Sedangkan saat ini rata-rata hanya 1,8 anak.
4. Pilihan alat kontrasepsi mempegaruhi kesuburan.
Pemilihan alat suntik dan pil sangat mempengaruhi kesuburan wanita. Alat kontrasepsi suntik memiliki efek yang lebih lama walaupun sudah tidak digunakan. Setelah penggunaan terakhir, wanita harus menunggu hingga 6 bulan sampai setahun hingga siklusnya normal kembali.
Sedangkan pengguna pil bisa lebih cepat kembali normal. Setelah berhenti menggunakan pil siklus kesuburan bisa langsung kembali seperti semula. Namun pada beberapa kasus, siklus bisa kembali benar-benar normal setelah 2-3 bulan.
Sebelum memilih alat kontrasepsi, sebaiknya konsultasikan dulu berbagai efek pemakaian dan pasca pemakaian dari masing-masing jenis alat.
Apakah posisi seks, berat badan, usia dan berat badan juga turut mempengaruhi kesuburan?
Dok. Thinkstock
Sebanyak 50 persen wanita pernah memalsukan orgasmenya. Apakah pasangan Anda termasuk di antara 50 persen wanita itu? Cari tahu di artikel ini, tanda-tanda wanita mencapai orgasmenya.
Pria kerap curiga pada pasangannya yang bisa mencapai klimaks dengan cepat padahal penetrasi baru dilakukan 2-3 menit. Apakah orgasme yang terjadi itu nyata atau palsu?
dr. Andri Wanananda MS yang merupakan anggota Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) memberikan penjelasannya soal orgasme wanita. Menurut dr Andri, jika wanita telah melakukan mendapatkan foreplay dengan baik dan kemudian diikuti penetrasi Mr. Happy, mungkin saja wanita tersebut mencapai orgasme lebih awal.
Berikut ini tanda-tanda wanita mencapai orgasmenya menurut dr. Andri yang juga mengasuh konsultasi seks di detikHealth itu:
1. Tubuhnya menggelinjang.
2. Pasangannya dipeluk erat-erat.
3. Diikuti dengan erangan suara yang erotik.
4. Diakhiri dengan wajah tersenyum, mata sayu, namun napasnya masih agak cepat.
5. Tubuhnya lunglai sebagai akhir klimak yang nikmat.
Jika lima tanda tersebut ada pada wanita saat mencapai orgasme, dr. Andri berpandangan wanita itu benar-benar mengalami klimaks atau tidak memalsukan orgasmenya. Lagipula tidak ada salahnya jika wanita mencapai orgasme lebih dulu ketimbang pria saat bercinta. [wolipop.com]
SHUTTERSTOCK
Ketahui kebenaran mengenai seks sebelum berasumsi yang tidak-tidak.
Seksualitas pada wanita menjadi bahan perdebatan, tak terkecuali mitos-mitosnya. Ketahui pasti idan kupas faktanya, yuk!
Mitos: Gairah seks wanita lebih kecil
Fakta: Tidak benar, kalaupun iya, ini hanya terjadi pada wanita yang menderita disfungsi seksual
Tidak bergairah terhadap seks merupakan salah satu gejala disfungsi seksual. Gejala lain adalah tidak mampu mencapai orgasme, dan rasa sakit saat berhubungan intim. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang bisa mengurangi atau menurunkan gairah seks wanita. Yang jelas, sepanjang wanita sehat, maka gairah seksualnya akan sama seperti pada pria, kok. Barangkali yang berbeda adalah caranya. Pria lebih terbuka mengungkapkan perasaan dan keinginannya, sementara wanita lebih tertutup dan cenderung menunggu.
Mitos: Seks tidak penting!
Fakta: Meski bukan yang utama, seks masuk hitungan prioritas
Seks tidak penting? Tidak sepenuhnya benar. Yang jelas, seks juga termasuk salah satu prioritas wanita, meskipun bukan yang paling utama. Buat wanita, seks bukanlah segalanya, apalagi dalam konteks hubungan suami-istri. Wanita cenderung memberi perhatian lebih banyak kepada hal-hal yang berkaitan dengan rasa nyaman, kecocokan, dan kelancaran komunikasi suami-istri. Jadi, seks tetap penting, namun masih banyak juga hal lain yang juga harus diberi perhatian.
Mitos: Orgasme = G-spot
Fakta: Orgasme tak selalu terjadi karena G-spot
Memang benar, setiap wanita memiliki G-spot (Grafenberg Spot). Dan sudah banyak diketahui bahwa G-spot merupakan pusat rangsangan seksual pada vagina. Namun, tidak selalu G-spot itu bisa membuat wanita memperoleh orgasme. Jadi, jangan menjai G-spot sebagai satu-satunya harapan untuk memperoleh kenikmatan. Masih banyak jalan lain ke Roma, masih banyak cara supaya bisa memperoleh kepuasan hubungan suami-istri. Misalnya, melalui foreplay yang intens, sentuhan, komunikasi selama hubungan intim, dan sebagainya.
Mitos: Wanita enggan membicarakan seks karena tabu
Fakta: Sebagian besar wanita justru lebih sering membicarakan seks daripada pria
Ngomongin seks? Tabu ah! Tidak benar juga. Bahkan, menurut penelitian sebagian besar wanita terbukti lebih sering membincangkan seks di antara mereka ketimbang kaum pria. Topik-topik yang disukai wanita antara lain, soal penampilan lawan jenis, penyakit menular seksual, rangsangan seksual, dan kontrasepsi yang tepat. Topik lain yang juga menjadi minat wanita adalah soal pengalaman berkencan dan indahnya hubungan yang romantis. Sementara kaum pria lebih suka membicarakan persoalan seks secara umum. Namun, tentu ada juga wanita yang tidak suka membicarakan seks.
Mitos: Wanita etnis tertentu seksnya hebat
Fakta: Salah! Secara fisik, tidak ada perbedaan pada vagina karena berbeda etnis
Banyak mitos seputar kehebatan seputar kehebatan seksual wanita dari etnis tertentu yang beredar luas di masyarakat, dan ini jelas tidak benar. Mitos itu diantaranya menyebutkan adanya perbedaan vagina dari etnis tertentu, yang membuat aktivitas seksualnya berbeda ketimbang wanita dari etnis lain. Secara fisik, jelas tidak ada perbedaan pada vagina berdasarkan etnis. Kalaupun terjadi perbedaaan aktivitas seksual, bisa jadi itu dipengaruhi oleh nilai dan budaya etnis tersebut.
Mitos: Berfantasi dengan pria lain saat berhubungan seksual, wanita tidak setia
Fakta: Wanita tetap setia, membayangkan pria lain hanyalah untuk menaikkan gairah seksual saja
Memang secara umum, wanita tidak biasa memiliki fantasi seks dengan pria lain. Namun, tidak semua wanita dapat menerima kondisi 100 persen pasangannya. Berfantasi dengan pria lain sebenarnya hanya untuk membuatnya lebih bergairah, sehingga ia tetap setia.
Mitos: Vagina kering lebih oke
Fakta: Vagina kering membuat perempuan tidak nyaman melakukan hubungan intim
Justru vagina yang kering selama hubungan intim bisa membuat wanita merasa sakit dan tidak nyaman. Secara alamiah, vagina akan mengeluarkan cairan. Cairan inilah yang menjadikan vagina basah selama proses hubungan seks. Vagina kering justru mengindikasikan bahwa wanita belum siap untuk melakukan hubungan intim. Mitos ini sangat kuat pengaruhnya, sehingga kemudian muncul produk-produk jamu dan kesehatan yang menawarkan jaminan vagina akan tetap kering.
Mitos: Orgasme lewat penetrasi penis
Fakta: Perempuan lebih sering mendapat orgasme lewat alternatif lain
Hasil penelitian menunjukkan, hanya sedikit persentase wanita yang sering mengalami orgasme melalui penetrasi penis ke vagina. Sisanya, wanita lebih sering memperoleh orgasme melalui hal-hal lain di luar penetrasi penis. Misalnya, sentuhan pada klitoris, foreplay yang intens, dan sebagainya.
Mitos: Penis panjang menjadi jaminan
Fakta: Ukuran tak selalu menjadi jaminan kepuasan
Ini mitos yang sangat sering kita dengar dan sama sekali tidak benar. Jika menyangkut dimensi, maka fakta yang muncul adalah penis yang besar lebih bisa memberi kepuasan ketimbang penis yang panjang. Dengan kelebarannya. Maka penis akan bisa memberi stimulasi di bagian dinding mulut vagina, yang merupakan bagian sensitif pemicu kenikmatan (lokasi G-spot terletak sekitar 4 cm dari mulut vagina). Apalagi, kedalaman vagina juga sangat terbatas. Fakta lain, banyak wanita yang memperoleh orgasme bukan hanya karena penetrasi penis. Jadi, lupakan soal ukuran!
Mitos: Nggak doyan film biru
Fakta: Wanita bisa-bisa saja suka film biru
Salah. Survei tahun 2006 yang dilakukan sebuah universitas terkemuka di AS menunjukkan bahwa aktivitas saraf-saraf otak pada pria dan wanita yang menonton film biru ternyata sama. Artinya, wanita pun menyukai film biru, sepanjang itu demi kepuasan hubungan intim dengan pasangan. [female.kompas.com]
SHUTTERSTOCK
Berfantasi seks dengan perempuan tidak selalu berarti bahwa Anda harus mempertanyakan seksualitas Anda.
Banyak di antara kita yang sebenarnya memiliki fantasi seksual, tetapi tak mampu mengutarakannya pada pasangan. Padahal, mewujudkan fantasi bercinta akan makin mewarnai kehidupan seks Anda dan pasangan, lho.
Menurut Hilda Hutcherson, MD, profesor bidang kandungan dan kebidanan dari College of Physicians and Surgeons dari Columbia University, New York City, mengembangkan fantasi seksual sangat normal. Ia bahkan mengungkapkan lima jenis fantasi seks yang paling sering dialami perempuan:
1. Berhubungan seks dengan pria lain (khususnya selebriti). Hal ini tidak berarti Anda tidak puas dengan kehidupan seks Anda yang sebenarnya. Anda hanya merasa bergairah dengan pengalaman yang baru. Siapa yang tidak pengin punya pasangan seperti Hugh Jackman. Ya, enggak?
2. Bercinta dengan dua pria. Wow... ini lebih asyik lagi! Jika Anda membayangkan diri Anda tengah berhubungan intim dengan dua pria, artinya Anda ingin dipuja, dimanjakan, bahkan mungkin diperebutkan. Sementara itu, jika Anda berfantasi tengah melakukan threesome dengan suami dan perempuan lain, menggambarkan suatu konsep seksi bahwa ada perempuan lain yang menganggap suami Anda juga menarik.
3. Melakukan dominasi. Fantasi semacam ini memungkinkan Anda terlibat dalam aktivitas seksual yang tabu menurut Anda, tetapi tanpa merasa bersalah. Bila Anda tergolong sebagai perempuan yang penurut, maka mendominasi dalam sesi bercinta mengungkapkan hasrat untuk memegang kendali.
4. Making love dengan perempuan. Bisakah Anda membayangkan dengan siapa Anda bercinta bila Anda seorang lesbian? Namun, tidak, fantasi bercinta dengan perempuan tidak selalu berarti bahwa Anda harus mempertanyakan seksualitas Anda. Hal ini hanya menunjukkan bahwa Anda mengagumi kecantikan atau keseksian wujud perempuan, dan bahwa Anda sangat terbuka mengenai kesenangan.
5. Bercinta dengan pasangan. Apa anehnya berfantasi dengan pasangan kita sendiri? Namun, inilah fantasi paling umum yang dialami perempuan. Biasanya Anda akan menginginkan sesuatu yang tak mungkin terjadi dalam aktivitas seksual Anda yang biasanya, dan menurut Anda akan mengulang sensasi saat pertama kalinya berhubungan intim. [female.kompas.com]
SHUTTERSTOCK
Di usia 30-an, gairah seksual wanita berada di puncaknya karena ia makin paham akan tubuhnya sendiri.
Saat mencapai usia 30-an, kebanyakan wanita sudah memiliki level pemahaman diri yang matang. Umumnya, di usia ini pun perempuan sudah berada dalam sebuah hubungan yang stabil. Memiliki seorang suami bisa menjadi semacam afrodisiak tersendiri bagi perempuan, karena berada dalam hubungan yang aman dan berkomitmen bisa bangkitkan gairah perempuan. Namun stres dari menjaga anak dan masalah karier bisa menurunkan gairah.
Di usia 30-an, wanita sudah makin mengenali tubuhnya, dan sudah makin paham bagaimana mencapai orgasme, yang bisa menstimulasi gairah, karena itulah datang pendapat bahwa perempuan mencapai puncak seksualitasnya di usia 30-an.
Di awal pernikahan, sebelum ada anak, secara umum, wanita tak banyak keluhan dalam hidupnya, jelas Louann Brizendine, M.D., salah seorang direktur kesehatan seksual di University of California, San Fransisco, AS. Level testosteron pada perempuan umumnya akan berkurang di usia 35 tahun sebenarnya tidak berarti banyak.
Usia reproduksi
Untuk kebanyakan perempuan, usia 30-an adalah usia reproduksi. Di pertengahan trimester kehamilan, saat wanita hamil tak lagi bermasalah dengan mual-muntah, dan perutnya belum terlalu besar, kebanyakan wanita akan merasa seks seperti permainan, karena tingginya gairah yang dirasa. Selama kehamilan, hormon progesteron dan estrogen meningkat berkali-kali lipat, yang mengakibatkan menebalnya bibir vagina dan lebih sering terlubrikasi. Ditambah lagi perkembangan janin di rahim yang menekan vagina juga bisa meningkatkan gairah.
Dalam buku For Women Only: A Revolutionary Guide to Overcoming Sexual Dysfunction and Reclaiming Your Sex Life, terapis seks Jennifer Berman, M.D., mengatakan selama pertengahan trimester sebagian wanita akan merasa dalam keadaan setengah terangsang, apalagi saat mengandung anak laki-laki, karena anak laki-laki mendorong hormon testosteron si ibu juga.
Usai hadirnya anak
Banyak perempuan usai melahirkan merasa bahwa seks tak lagi menyenangkan. Penurunan gairah ini bisa terjadi karena kelelahan, namun hormon juga bisa jadi penyebab. Penurunan testosteron menurun sekitar setengah usai kelahiran anak, meski dengan cepat pula akan kembali normal. Umum bagi pasangan usai memiliki anak untuk hanya berhubungan 1-2 kali setelah lebih dari 4 bulan masa nifas. Masalahnya, perempuan masih terngiang rasa sakit usai melahirkan dan ini berefek pada sekitar 70 persen wanita hingga sekitar 6 bulan usai melahirkan.
Sementara untuk para ibu yang menyusui juga bisa jadi merasakan tidak tertarik pada seks. Menyusui memunculkan hormon prolaktin, yang menahan ovulasi dan produksi estrogen, begitupun testosteron. Sebuah studi mengobservasi wanita menyusui dan mendapati sekitar 60 persen perempuan memiliki testosteron (kunci gairah) yang rendah setelah kelahiran anak kedua atau ketiga. Meski alasannya belum jelas betul, Jennifer Berman percaya, ini mungkin terjadi akibat penurunan produksi testosteron oleh ovarium atau kekurangan enzim yang menghambat produksi testosteron.
Stres maksimal
Meski level hormon si wanita berada dalam kondisi normal sekalipun, pekerjaan sebagai orangtua bisa mematikan gairah dalam sekejap. Antara tuntutan pekerjaan, anak yang masih kecil, dan mengurus rumah, wanita di usia 30-an berada dalam tekanan yang cukup tinggi. Seringkali, mereka merasa marah atas suaminya yang tampak tak bisa berbagi tuntutannya. Menurut Peter Kanaris, Ph.D., psikolog dan terapis seks di New York mengungkap, wanita mencapai puncak gairah seksualnya di usia 30-an, tetapi stres yang dialami wanita di usia ini pun cukup tinggi, waspada terhadap stres, karena stres adalah salah satu pembunuh gairah terbesar. Butuh kerjasama dari pasangannya untuk membantu sama-sama mencapai kepuasan. [female.kompas.com]
SHUTTERSTOCK
Kelelahan yang sangat kentara menyebabkan wajah relawan kurang sehat dan kurang menarik.
Banyak perempuan yang masih tidak memedulikan kualitas tidurnya. Begadang karena bekerja lembur, atau dugem sampai dini hari masih dianggap lebih penting daripada tidur. Padahal, tidur yang cukup dan berkualitas akan membuat Anda lebih bugar dan menarik.
Para ilmuwan bahkan melakukan penelitian khusus mengenai pengaruh tidur pada kecantikan. John Axelsson, peneliti dari Karolinska Institutet di Swedia, mengamati hubungan antara tidur dan persepsi kecantikan pada 23 relawan berusia 18 - 31 tahun. Saat diambil fotonya, perempuan relawan ini tidak diizinkan mengenakan make-up. Foto-foto mereka lalu ditunjukkan kepada 65 pengamat, yang tidak mengetahui perilaku tidur para relawan. Ternyata, menurut pengamat wajah-wajah relawan yang kurang tidur terlihat kurang sehat, kurang menarik, dan terlihat lebih letih.
Kesimpulan tim Axelsson, "Kelelahan yang sangat kentara menyebabkan wajah relawan kurang sehat, dan kurang menarik dibandingkan mereka yang tidur cukup dan lelap." Tidur malam yang berkualitas juga diperkirakan mampu mengurangi keriput pada wajah dan leher.
Oleh karena itu, para peneliti menyarankan Anda untuk tidur setidaknya tujuh jam sehari. Hal ini di atas waktu tidur rata-rata orang Inggris, yang mengaku hanya bisa tidur enam jam setiap hari akibat gaya hidup yang sibuk selama tujuh hari seminggu. Jumlah orang yang menderita kesulitan tidur juga terlihat mengalami kenaikan.
Bagi Anda yang hanya tidur lima atau enam jam sehari, coba amati lebih dekat wajah Anda. Apakah Anda mengalami gejala penuaan dini di sana, seperti adanya keriput, kulit kusam, dan berjerawat? [female.kompas.com]
SHUTTERSTOCK
Jangan lupa lakukan Sadari setiap selesai menstruasi. Setidaknya ada 15 persen kasus kanker payudara ditemukan pada stadium awal berkat Sadari.
Sekecil apapun masalah yang dirasakan tubuh kita, sebenarnya tubuh akan berbicara kepada kita. Hanya saja, kita kadang kurang peka ketika tubuh mengeluh kesakitan. Untuk memahami bahasa keluhan tubuh, kita terlebih dahulu harus mampu memahami cara memonitor kesehatan tanpa perlu bantuan dokter.
Inilah yang dapat kita lakukan untuk mencegah dan menangkap berbagai masalah di dalam tubuh lebih dini, sehingga penanganannya lebih mudah.
1. Amati pola konsumsi, olahraga, relaksasi, dan serat setiap pagi. Caranya? Pastikan setiap hari kita mengonsumsi sayur dan buah, ini adalah cara monitoring konsumsi. Lalu untuk monitoring olahraga yang harus kita pastikan adalah, setiap hari membuat tubuh aktif bergerak. Bahkan jalan kaki atau naik-turun tangga pun dihitung sebagai kesempatan tubuh untuk bergerak aktif.
Untuk relaksasi, kita harus memastikan bisa memberikan momen-momen menyenangkan bagi diri sendiri setiap hari. Tidak perlu merangkai kegiatan yang rumit, jika mendengarkan atau menyanyikan lagu kesenangan cukup ampuh membuang penat, maka lakukan! Sedangkan untuk monitor asupan serat yang cukup, pastikan setiap hari kita mengonsumsi kacang-kacangan atau gandum utuh.
2. Amati kecukupan tidur kita. Ada cara mudah untuk mengetahui apakah kita sudah menikmati kualitas tidur terbaik. Pertama, kita bisa bangun pagi tanpa butuh bantuan alarm. Kedua, saat sore hari stamina kita masih prima tanpa serangan kantuk berlebihan. Ketiga, usai makan malam kita tak merasa mengantuk. Tapi jika semua ini kita rasakan tapi masih saja merasa lesu dan kurang stamina, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter spesialis tidur.
3. Bagaimana dengan warna urin kita? Percayalah, urin bisa menjadi petunjuk ada masalah dalam tubuh. Jika tubuh kita sehat dengan cairan yang cukup, maka warna urin seharusnya bening. Tetapi jika sudah berwarna kuning pekat dan berbau menyengat, itu artinya tubuh kekurangan cairan. Dan jika warnanya kuning cerah, maka kita kekurangan vitamin B.
4. Hitung detak jantung setiap kali usai berolahraga. Journal of the American Medical Association mengumumkan, perempuan yang detak jantungnya lemah setelah berolahraga, berisiko mengalami serangan jantung 10 tahun mendatang. Cara menghitungnya, sebelum berolahraga hitung detak jantung kita selama 15 menit. Lalu selesai berolahraga, jumlah detak jantung sebelumnya dikali 4, maka itulah detak jantung ideal. Jika detak jantung setelah berolahraga di bawah 60, maka kita perlu berkonsultasi dengan dokter untuk memeriksa ritme jantung.
5. Tetap ukur tinggi tubuh, meskipun kita sudah berusia 50+. Ini penting dilakukan oleh para wanita untuk mengetahui apakah ada perubahan postur dan mendeteksi masalah tulang. Karena biasanya, gangguan tulang terlihat dari postur tubuh yang berubah drastis. Jika kita menemukan dari awal maka masalah tulang bisa segera diatasi, termasuk menghindarkan diri dari keropos tulang.
6. Setiap 6 bulan sekali, periksa tekanan darah kita. Saat ini mulai banyak apotek yang memberikan fasilitas pemeriksaan tekanan darah. Manfaatkan ini untuk sekadar memastikan bahwa tekanan darah kita baik-baik saja. Definisi baik adalah apabila tekanan sistolik tidak lebih dari 120, dan tekanan diastoliknya tidak lebih dari 80. Jika ternyata angkanya berada di atas atau di bawah acuan tersebut, coba periksa hari berikutnya, jika tidak menunjukkan perubahan berarti itu artinya kita harus memeriksakan diri ke dokter.
7. Jangan lupa lakukan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) setiap kali selesai menstruasi. Sadari adalah langkah sederhana untuk mendeteksi bahaya kanker payudara sejak dini. Setidaknya ada 15 persen kasus kanker payudara ditemukan pada stadium awal berkat Sadari. Khusus bagi kita yang sudah mengalami postmenopause, lengkapi dengan mammografi
(Prevention Indonesia Online/Siagian Priska) [female.kompas.com]
Tak gampang menjaga kemesraan hubungan suami-istri. Diperlukan banyak kiat dan cara. Nah, salah satunya dengan V-Spa. Cara ini dijamin buat si dia makin tambah mesra.
Vagina spa adalah cara untuk merawat daerah intim perempuan. Teknik ini sebenanya sudah dikenal sejak zaman kerajaan Jawa terdahulu. Teknik yang dipakai adalah ratus.
Ratus adalah mengasapi V-area dengan berbagai ramuan wangi. Tujuannya untuk menghilangkan lendir berlebih serta bau yang mengganggu di area intim perempuan.
Kini seiring perkembangan zaman, metode vagina spa semakin beragam. Selain ratus, ada juga teknik penguapan dengan ramuan herbal dan beraneka minyak esensial.
Vagina spa tak hanya dapat berfungsi menghilangkan lendir berlebih, namun juga membersihkan v-area dari berbagai bakteri menempel serta jamur yang menimbulkan keputihan.
Selain itu, otot-otot di sekitar vagina pun akan lebih kencang, sehingga hubungan Anda dan pasangan menjadi hangat.
Perawatan ini kini bisa dengan mudah Anda dapatkan di salon atau klinik-klinik kecantikan. [gayahidup.inilah.com]
Pria suka wanita merintih di ranjang (Foto: Corbis)
KESEKSIAN tak selalu ditunjukkan dengan tampilan fisik yang indah semata, tapi juga sikap yang Anda tunjukkan. Lantas, apa saja hal-hal yang menurut pria seksi dari seorang wanita?
Seksi itu bersifat relatif dan menyangkut selera seseorang. Karenanya, tiap pria pun memiliki kategori seksi berdasarkan selera tersebut. Namun, ada beberapa hal yang sifatnya universal dalam menakar keseksian wanita. Bagi pria, keseksian biasanya diidentikkan dengan keahlian atraksi Anda di tempat tidur. Ingin tahu lengkapnya? Berikut ini hal-hal dianggap pria seksi ketika wanita melakukannya, seperti dilansir Idiva.
Merintih di ranjang
Mungkin ini merupakan suara terbaik setelah lagu favoritnya. Merintih di ranjang adalah semacam motivasi untuk terus menyalakan gairahnya. Karena itu, ini akan menjadi sensasi yang menyenangkan bagi Anda juga. Menahan erangan di tempat tidur hanya akan menahan keinginannya. Jadi, mengeranglah dengan semaksimal mungkin untuk menunjukkan kepuasan sekaligus kenikmatan yang Anda rasakan.
Baju basah
Hal ini tidak terbatas pada film-film semata. Cobalah meninggalkan payung di rumah saat Anda mengunjungi dia di suatu malam dalam keadaan hujan, kemudian perhatikanlah perbedaannya. Pasti dia akan berfokus pada tubuh Anda yang sedang berbalut t-shirt basah.
Dominanatrix
Pria sangat menyukai wanita yang mengetahui apa yang dia inginkan. Menjadi penguasa selama “permainan” seks berlangsung akan membuatnya senang tak terkira.
Bakat
Ini tidak berarti Anda harus memiliki kemampuan luar biasa seperti Mariah Carey. Bakat untuk hal yang sifatnya erotis adalah sesuatu yang bisa dipelajari. Satu bakat tertentu yang Anda miliki adalah ciuman. Ini adalah seni di mana beberapa orang dapat mengembangkannya seiring dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya. Nah, inilah saatnya Anda menunjukkan bakat tersebut pada pasangan dan buatlah dia takluk oleh ciuman panas Anda.
(//tty)[lifestyle.okezone.com]
Seksi itu bersifat relatif dan menyangkut selera seseorang. Karenanya, tiap pria pun memiliki kategori seksi berdasarkan selera tersebut. Namun, ada beberapa hal yang sifatnya universal dalam menakar keseksian wanita. Bagi pria, keseksian biasanya diidentikkan dengan keahlian atraksi Anda di tempat tidur. Ingin tahu lengkapnya? Berikut ini hal-hal dianggap pria seksi ketika wanita melakukannya, seperti dilansir Idiva.
Merintih di ranjang
Mungkin ini merupakan suara terbaik setelah lagu favoritnya. Merintih di ranjang adalah semacam motivasi untuk terus menyalakan gairahnya. Karena itu, ini akan menjadi sensasi yang menyenangkan bagi Anda juga. Menahan erangan di tempat tidur hanya akan menahan keinginannya. Jadi, mengeranglah dengan semaksimal mungkin untuk menunjukkan kepuasan sekaligus kenikmatan yang Anda rasakan.
Baju basah
Hal ini tidak terbatas pada film-film semata. Cobalah meninggalkan payung di rumah saat Anda mengunjungi dia di suatu malam dalam keadaan hujan, kemudian perhatikanlah perbedaannya. Pasti dia akan berfokus pada tubuh Anda yang sedang berbalut t-shirt basah.
Dominanatrix
Pria sangat menyukai wanita yang mengetahui apa yang dia inginkan. Menjadi penguasa selama “permainan” seks berlangsung akan membuatnya senang tak terkira.
Bakat
Ini tidak berarti Anda harus memiliki kemampuan luar biasa seperti Mariah Carey. Bakat untuk hal yang sifatnya erotis adalah sesuatu yang bisa dipelajari. Satu bakat tertentu yang Anda miliki adalah ciuman. Ini adalah seni di mana beberapa orang dapat mengembangkannya seiring dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya. Nah, inilah saatnya Anda menunjukkan bakat tersebut pada pasangan dan buatlah dia takluk oleh ciuman panas Anda.
Kebohongan jika diteruskan akan menimbulkan masalah. Terlebih antara suami-isteri untuk mencapai orgasme dalam hubungan seks.
Sebagian wanita memang lebih sulit mencapai klimaks dalam berhubungan seks. Malah, terkadang wanita melakukan orgasme 'palsu' untuk menyenangkan pasangannya. Padahal, seks tanpa orgasme justru berakibat buruk bagi kesehatan wanita karena akan muncul benyakit yang mengintainya.
Seperti dikutip dari laman Telegraph, diduga hampir 2/3 wanita sering mengaku pura-pura orgasme. Padahal pura-pura orgasme memberikan efek negatif pada kesehatan, tidak hanya psikis tetapi juga kesehatan secara fisik.
Para ilmuwan menyimpulkan bahwa wanita harus mengalami orgasme saat berhubungan seks. Jika tidak, wanita itu dapat mengembangkan penyakit seperti mastopathy (penyakit di payudara semacam gumpalan darah) atau myoma (miom atau tumor rahim) karena stagnasi darah.
Selain itu, para ilmuan juga menyebutkan, gairah seksual menyebabkan peningkatan kadar estrogen dan lonjakan ke organ reproduksi. "Dan selama orgasme, darah akan stagnan dan tertahan. Akibatnya, penyakit dapat cepat berkembang."
Sementara itu, menurut Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Prof Dr dr Wimpie Pangkahila Sp. And. FAACS, seorang wanita yang tidak mencapai orgasme secara maksimal akan berpengaruh negatif ke psikisnya, seperti menjadi sering marah, pemurung, atau susah tidur.
Pada awalnya, ilmuwan membuktikan bahwa kurangnya orgasme memiliki efek negatif terhadap kesehatan pria. Menurut data yang dikumpulkan oleh para ahli di Royal University, Belfast, pria yang mengalami orgasme secara teratur selama seks, hidup dua kali lebih lama ketimbang yang jarang mengalaminya.
Frekuensi berhubungan seks juga tidak kalah penting bagi kesehatan pria dan wanita. Para ilmuwan merekomendasikan untuk melakukan keintiman sesering mungkin untuk orang yang ingin menjaga kesehatan dan awet muda. [gayahidup.inilah.com]
Dok. Thinkstock
Setelah bercinta, wanita suka dipeluk pasangannya. Berikut ini tiga alasan wanita suka berpelukan dan kenapa pria harus melakukannya.
1. Pelukan Menambah Keromantisan
Dilansir askdanandjennifer, wanita ingin merasa dicintai pasangannya setelah bercinta. Wanita ingin tahu kalau dia dikagumi oleh pria yang tidur di sebelahnya, meskipun ia merupakan suami yang akan selalu berada di sampingnya. Hal terindah yang bisa diberikan pria untuk menunjukkan rasa sayangnya setelah bercinta adalah dengan memeluk dan berbisik di telinganya. Perkataan yang diucapkan saat berpelukan itu bagi wanita sangat spesial karena mereka anggap masih bagian dari acara bercinta.
Berpelukan setelah bercinta juga salah satu cara wanita melepaskan emosinya. Mendapatkan orgasme saat berhubungan seks memang sangat memuaskan, namun kepuasaan emosional belum lengkap tanpa adanya keromantisan setelah bercinta.
2. Berpelukan Membantu Wanita Bersiap untuk Seks Selanjutnya
Tidak seperti kebanyakan pria, wanita bisa langsung melanjutkan bercinta setelah istirahat beberapa saat. Wanita bisa mendapatkan orgasmenya berkali-kali. Namun orgasme ini tidak selalu datang setiap mereka bercinta. Terkadang wanita butuh mengisi lagi kekuatan fisik dan emosinya sebelum melanjutkan berhubungan intim di sesi berikutnya.
Menunjukkan kasih sayang dengan menyentuh dan memeluk bisa membuat wanita bergairah lagi. Anggap saja momen berpelukan itu sebagai foreplay untuk sesi seks berikutnya.
3. Berpelukan karena Ingin Bicara
Bagi wanita, berpelukan setelah berhubungan seks bisa juga diartikan kalau dia ingin mengajak bicara atau mengobrol. Wanita terkadang merasa bercinta sama seperti sebuah kencan yang intim sehingga perlu adanya acara mengobrol sebelum dan sesudah seks. Setelah bercinta, wanita biasanya juga akan lebih rileks sehingga obrolan yang akan berlangsung lebih santai. [wolipop.com]
Dok. Thinkstock
Sebuah studi menarik ditemukan oleh para ilmuwan dari Australia dan Amerika, mengenai dampak kopi terhadap psikologis manusia. Mereka menyatakan bahwa kopi bisa buat wanita lebih mudah dirayu untuk berhubungan seks oleh suaminya.
Seperti yang dikutip dari Genius Beauty, seseorang akan menjadi lebih patuh dan mudah dirayu setelah meminum kopi. Hasil penelitian tersebut tertulis di dalam jurnal Science.
Para peneliti menarik kesimpulan berdasarkan sebuah penelitian yang sederhana. Sebagai contoh, peserta penelitian diminta mengungkapkan pendapat mereka mengenai masalah tertentu. Lalu setelah itu, mereka dibagi menjadi dua kelompok yang sama, dan salah satu anggota mengonsumsi kopi.
Peserta yang meminum kopi lebih mudah didesak untuk mengubah pandangan mereka. Namun para peserta yang tidak meminum kopi sangat tidak fleksibel, dan tetap mempertahankan pendapatnya masing-masing. Sebagian dari mereka juga terlibat adu argumen mengenai perbedaan pendapat itu.
Penelitian lain juga telah dilakukan dengan tikus sebagai objek percobaan, yang membuat para peneliti sampai pada kesimpulan yang sensasional bahwa kopi bisa memfasilitasi seks. Tikus-tikus yang menerima dosis kafein lebih banyak, memiliki kontak fisik dengan lawan jenis mereka. Dan itu terjadi sebagian besar pada tikus berjenis kelamin wanita.
Dengan adanya hasil penelitian tersebut, kopi bisa dijadikan 'senjata utama' para suami agar bisa bercinta dengan istrinya tanpa ada penolakan. Kalaupun ada penolakan, hal tersebut tidak berlangsung lama, karena kopi juga bisa membuat seseorang lebih mudah dirayu. [wolipop.com]
(eya/hst)
Getty Images
DERAJAT keasaman vagina menurut Dr Boy Abidin, SpOG kira-kira 7,1-7,3. Untuk menjaga stabilitas kesehatan vagina, perempuan sebaiknya memahami beberapa hal berikut :
1. Sesering mungkin mengganti pembalut.
2. Sesudah berhubungan seks, bagian luar vagina sebaiknya selalu dibersihkan. “Tentu tidak dengan sabun biasa,” kata Dr Boy. Sebaiknya gunakan sabun pembersih khusus vagina.
3. Gantilah celana dalam sekurang-kurangnya 2-3 kali sehari.
4. Gunakan celana dalam berbahan katun yang menyerap keringat. Bila menggunakan panty liner sebaiknya selama 2-3 jam saja.
5. Tidak mengenakan celana berbahan nilon, jins, dan kulit yang terlalu ketat.
6. Bagi wanita yang pernah berhubungan seksual dan melahirkan, setidaknya lakukan pap smear sekali setahun. Untuk mereka yang sudah menopause, lakukan 2-3 tahun sekali.
7. Jaga berat badan agar normal. Jangan sampai kegemukan karena membuat vagina tertutup lipatan lemak sehingga lembab.
8. Jaga kesehatan tubuh secara umum dengan mengasup makanan bergizi seimbang.
ABD [female.kompas.com]
Wanita di ranjang (Foto: Corbis)
MISS V seperti sebuah misteri bagi banyak orang. Ada banyak hal yang tak diketahui secara rinci tentang daerah intim wanita ini. Agar tak salah memperlakukannya, ketahui enam fakta ini.
Sebuah jajak pendapat Cosmopolitan menemukan bahwa 60 persen wanita mengatakan, kalau mereka umumnya tidak mengetahui banyak tentang daerah intim mereka. Ini tentu sangat disayangkan. Apalagi Miss V merupakan organ utama yang berperan penting dalam kehidupan seks. Bagaimana Anda bisa menciptakan kenyamanan jika fakta tersembunyi dibaliknya saja masih buta.
Nah, saatnya mengetahui fakta penting seputar Miss V mengenai fungsinya, cara menjaga kesehatannya, serta meningkatkan kebahagiaan lewat sentuhan yang tepat.
Miss V hanya salah satu bagian dalam wilayah intim Anda
Sebagian besar dari kita menggunakan kata Miss V untuk merujuk ke bagian intim. Padahal, secara teknik istilah yang menggambarkan area sempit di daerah intim tersebut adalah vulva (area yang terlihat tersebut meliputi labia dalam dan luar, klitoris, dan perineum) yang mengarah ke serviks (bagian bawah rahim).
Miss V pada umumnya mirip
Pada bagian dalam yang bentuknya terlihat berbeda adalah vulva. Umumnya, ukuran klitoris berkisar antara 1-1 ¼ inci (termasuk katupnya) dan labia luar beberapa inci lebih panjang dari labia bagian dalam. Saat melihat bentuknya akan mengingatkan kita pada sayap kupu-kupu yang disembunyikan di bagian bibir luar labia. Secara umum wanita tidak memiliki bentuk yang simetris atau sempurna pada bagian ini, sehingga satu sisinya biasanya lebih besar dari yang lain.
Daerah sekitar Miss V biasanya berwarna berbeda
Bagian selatan dari area ini biasanya tak selalu berwarna senada dengan kulit Anda dan cenderung lebih terang. Banyak labia biasanya berwarna cokelat atau keungunan dan ada juga yang berwarna gelap. Anda juga dapat memiliki warna yang berbeda di berbagai wilayah, misalnya labia Anda berada di sisi gelap, sementara perineum Anda berwarna pucat atau merah muda.
Dindingnya berlipit
Biasanya, dinding Miss V terlihat padat dengan kehadiran lipit-lipit yang memenuhi bagian tersebut. Tetapi ketika posisi Miss V terbuka untuk mengakomodasi tampon atau kehadiran Mr P, maka sisinya akan terpisah dan lebih luas seperti payung yang terbuka atau rok lipit yang terbentang. Miss V biasanya akan membengkak setengah sampai 2 inci. Ukuran ini bisa membuka jauh lebih lebar, terutama ketika melahirkan bayi.
Rileks karena Miss V akan meregang secara otomatis
Miss V sifatnya sangat elastis sehingga bisa menerima kehadiran Mr P dengan berbagai ukuran. Setelah tak lagi berhubungan seks, biasanya Miss V pun akan kembali rapat. Tapi mungkin banyak cerita yang berkembang bahwa setelah melahirkan, beberapa wanita mengatakan kalau merasakan Miss V mereka begitu longgar. Untuk mengencangkannya, Anda dapat melakukan latihan secara rutin.
Manfaat dari latihan rutin
Sama seperti bekerja, semakin otot pubococcygeus atau otot utama daerah intim Anda sering dilatih maka ia pun akan semakin kencang. Selain mengencangkan, latihan ini akan memudahkan Anda mencapai klimaks. Caranya, jepit Miss V Anda layaknya Anda sedang menahan air seni. Tahan selama 10 detik dan kemudian lepaskan. Lakukan dua set setiap hari selama 10-20 hari. Anda akan melihat perbedaannya dalam waktu sebulan ke depan.
(tty) sumber
Sebuah jajak pendapat Cosmopolitan menemukan bahwa 60 persen wanita mengatakan, kalau mereka umumnya tidak mengetahui banyak tentang daerah intim mereka. Ini tentu sangat disayangkan. Apalagi Miss V merupakan organ utama yang berperan penting dalam kehidupan seks. Bagaimana Anda bisa menciptakan kenyamanan jika fakta tersembunyi dibaliknya saja masih buta.
Nah, saatnya mengetahui fakta penting seputar Miss V mengenai fungsinya, cara menjaga kesehatannya, serta meningkatkan kebahagiaan lewat sentuhan yang tepat.
Miss V hanya salah satu bagian dalam wilayah intim Anda
Sebagian besar dari kita menggunakan kata Miss V untuk merujuk ke bagian intim. Padahal, secara teknik istilah yang menggambarkan area sempit di daerah intim tersebut adalah vulva (area yang terlihat tersebut meliputi labia dalam dan luar, klitoris, dan perineum) yang mengarah ke serviks (bagian bawah rahim).
Miss V pada umumnya mirip
Pada bagian dalam yang bentuknya terlihat berbeda adalah vulva. Umumnya, ukuran klitoris berkisar antara 1-1 ¼ inci (termasuk katupnya) dan labia luar beberapa inci lebih panjang dari labia bagian dalam. Saat melihat bentuknya akan mengingatkan kita pada sayap kupu-kupu yang disembunyikan di bagian bibir luar labia. Secara umum wanita tidak memiliki bentuk yang simetris atau sempurna pada bagian ini, sehingga satu sisinya biasanya lebih besar dari yang lain.
Daerah sekitar Miss V biasanya berwarna berbeda
Bagian selatan dari area ini biasanya tak selalu berwarna senada dengan kulit Anda dan cenderung lebih terang. Banyak labia biasanya berwarna cokelat atau keungunan dan ada juga yang berwarna gelap. Anda juga dapat memiliki warna yang berbeda di berbagai wilayah, misalnya labia Anda berada di sisi gelap, sementara perineum Anda berwarna pucat atau merah muda.
Dindingnya berlipit
Biasanya, dinding Miss V terlihat padat dengan kehadiran lipit-lipit yang memenuhi bagian tersebut. Tetapi ketika posisi Miss V terbuka untuk mengakomodasi tampon atau kehadiran Mr P, maka sisinya akan terpisah dan lebih luas seperti payung yang terbuka atau rok lipit yang terbentang. Miss V biasanya akan membengkak setengah sampai 2 inci. Ukuran ini bisa membuka jauh lebih lebar, terutama ketika melahirkan bayi.
Rileks karena Miss V akan meregang secara otomatis
Miss V sifatnya sangat elastis sehingga bisa menerima kehadiran Mr P dengan berbagai ukuran. Setelah tak lagi berhubungan seks, biasanya Miss V pun akan kembali rapat. Tapi mungkin banyak cerita yang berkembang bahwa setelah melahirkan, beberapa wanita mengatakan kalau merasakan Miss V mereka begitu longgar. Untuk mengencangkannya, Anda dapat melakukan latihan secara rutin.
Manfaat dari latihan rutin
Sama seperti bekerja, semakin otot pubococcygeus atau otot utama daerah intim Anda sering dilatih maka ia pun akan semakin kencang. Selain mengencangkan, latihan ini akan memudahkan Anda mencapai klimaks. Caranya, jepit Miss V Anda layaknya Anda sedang menahan air seni. Tahan selama 10 detik dan kemudian lepaskan. Lakukan dua set setiap hari selama 10-20 hari. Anda akan melihat perbedaannya dalam waktu sebulan ke depan.
SHUTTERSTOCK
Perempuan bisa saja menonton film porno sambil menunggu jadwal serial TV favorit.
Beberapa waktu yang lalu sempat diberitakan, 17 staf senior di US Securities and Exchange Commission (SEC) kedapatan mengunduh film porno dalam jumlah banyak pada jam kerja. Yang mengejutkan, dari 17 orang tersebut, ada satu staf wanita yang terlibat.
"Akuntan wanita ini mencoba mengakses pornografi online dari laptop kantornya, hampir 1.800 kali dalam dua minggu," demikian laporan majalah Forbes. "Ia juga memiliki 600 gambar bernuansa seksual yang disimpan di hard drive-nya."
Wow... bisa Anda bayangkan jumlah tersebut? Lepas dari hal tersebut, hal ini menyadarkan kita bahwa perempuan pun suka nonton film porno. Mungkin Anda tidak mengoleksinya, tetapi setidaknya Anda pasti pernah menontonnya. Meskipun film porno identik dengan kebiasaan kaum pria, dan kesannya tabu buat para perempuan, kita juga sering menontonnya. Hanya saja, sebagian alasan kita menontonnya berbeda dengan motivasi kaum pria.
1. Penasaran. Banyak hal yang membuat perempuan penasaran; entah posisi seks yang dilakukan tokohnya, obyek yang digunakan, atau mengenai anatomi para pemainnya. Bahkan ada pula yang penasaran, bagaimana kira-kira pembuatan film porno semacam itu? Bahan apakah yang digunakan untuk menciptakan sperma agar volumenya terkesan banyak?
2. Agar terangsang. Pria dan wanita boleh saja berbeda, tetapi keduanya kompak untuk urusan sesi masturbasi. Mungkin untuk tujuan itulah, film porno dibuat. Para pria sendiri meyakini, perempuan cenderung lebih memilih fantasi mental daripada bantuan secara visual, tetapi banyak juga perempuan yang memiliki daya visual sebesar pria. Atau, pria yang lebih fantasy-oriented seperti wanita.
3. Belajar gerakan baru. Tentu, gerakan akrobatik yang dilakukan para pemain film porno sedikit susah untuk diterapkan di dunia nyata. Apalagi saat pulang ke rumah Anda dan suami sama-sama sudah kecapekan. Meskipun begitu, tetap ada gerakan-gerakan "dasar" yang bisa ditiru. Jadi, entah karena kita bosan dengan kehidupan seks saat ini, mencari ide gerakan baru, atau sekadar mengagumi posisi yang diterapkan si pemain, buat Anda film porno bisa tetap jadi "sarana edukasi".
4. Membandingkan diri dengan pemain. Perempuan bisa kompetitif dengan caranya sendiri, khususnya dalam hal penampilan fisik. Kadang-kadang, kita nonton film porno untuk membandingkan diri kita dengan si pemain. Misalnya, mengapa bokong Anda tidak terlihat sekencang milik tokoh dalam film tersebut? Di waktu lain, perempuan juga nonton film porno untuk membandingkan pasangannya dengan pemain pria di film tersebut. Samakah ukurannya? Ups....
5. Cuci mata. Hm... wajah pemain film porno memang jarang ada yang memuaskan. Tetapi, setidaknya perempuan masih bisa mengagumi bentuk badan mereka. Bahkan memandang kaki yang kokoh dan jari tangan pria yang rapi pun bisa membangkitkan gairah.
6. Mengisi waktu. Ketika sedang iseng, dan ada DVD porno milik teman atau suami, kita bisa saja tergugah untuk mengintipnya. Kadang-kadang, hal ini juga kita lakukan saat sedang menunggu aktivitas lain. Misalnya, di sela-sela istirahat siang sambil menunggu kurir yang akan mengirim dokumen dari kantor Anda. Atau sambil menunggu jadwal serial Glee, Anda menonton film porno bersama suami? Bagi kita, ini efisiensi waktu.
7. Mendapatkan mood. Siapa sih yang tidak kesal, ketika sedang enggak mood untuk berhubungan intim, suami nodong terus? Dalam kondisi seperti ini, film porno bisa jadi penolong. Cukup banyak lho perempuan yang memanfaatkan film porno untuk "menyalakan" libidonya. Enggak bedalah dengan foreplay. Hanya saja, kita melakukannya dengan video, dan bukannya dengan pasangan.
8. Menemani pasangan. Tidak ada pria yang tidak suka nonton film porno. Bahkan, banyak juga yang memiliki koleksi khusus. Nah, bila suami memiliki koleksi semacam ini, mau tak mau Anda pasti ikut menyaksikannya. Bahkan, Anda dan pasangan malah bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk menontonnya.
9. Mengeksplorasi fantasi. Jika kebetulan Anda termasuk yang tidak nyaman menyampaikan fantasi seksual, film porno bisa jadi sarana untuk mengalaminya. Misalnya, soal mengeluarkan "bunyi-bunyian" saat sesi bercinta. Ternyata, hal ini merupakan fantasi Anda yang terdalam, yang selama ini tak pernah Anda lakukan bersama pasangan.
10. Hey, Mr P! Penis adalah sesuatu yang aneh, tetapi bikin perempuan penasaran. Karena kita tidak memilikinya, kita ingin tahu apa yang terjadi padanya. Dan, film porno bisa menjadi alat bantunya.
sumber
Dok. Thinkstock
Bagaimana orgasme yang normal? Berapa lama waktu orgasme wanita? Apakah memalsukan orgasme itu hal biasa? Berbagai pertanyaan tersebut bisa jadi terlintas di kepala Anda. Ingin tahu lebih banyak tentang orgasme? Berikut ini lima faktanya.
1. Lama Orgasme: 13-51 detik
Rata-rata wanita merasakan orgasme selama 13-51 detik. Jika Anda ingin lebih lama, cobalah melakukan olahraga Kegel. "Olahraga itu bisa memperkuat dan memperlama durasi orgasme," ujar penulis buku Brief Encounters: The Women's Guide to Casual Sex, Emily Dubberley. "Fleksibelkan dan buat otot vagina lebih rileks, seperti Anda sedang mencoba menahan buang air kecil," tambahnya.
2. Ada 50% Wanita yang Mengaku Memalsukan Orgasme
"Kenapa wanita merasa perlu memalsukan orgasme mereka karena mereka ingin melindungi perasaan pasangannya," jelas Psikolog Janice Hiller seperti dilansir SavvyMiss.
3. 42% Wanita Mencapai Klimaks Secara Reguler Saat Bercinta
Vibrator bisa membantu wanita mencapai orgasme. Foreplay selama 20 menit juga salah satu cara agar wanita mencapai klimaks saat berhubungan intim.
4. 95% Wanita Mencapai Klimaks Setelah Mendapat Stimulasi Klitoris
Kenapa stimulasi klitoris efektif? Area klitoris adalah area paling sensitif ketimbang vagina. Jadi saat mendapat stimulasi, bisa membuat wanita lebih bergairah ketimbang penetrasi vagina," jelas Psikolog Seks Dr. Petra Boynton. Sayangnya kebanyakan pasangan hanya memberikan foreplay pada pasangannya sebatas mencium dan menyentuh saja. Oleh karena itu, jika Anda ingin menambah kesempatan mencapai orgasme saat bercinta, pastikan si dia menstimulasi klitoris Anda.
5. Wanita Butuh 20 Menit untuk Mencapai Orgasme
Kalau sudah lebih dari 20 menit Anda belum juga mencapai orgasme, jangan terlalu frustasi. Sebaiknya jangan juga berpura-pura mencapai orgasme.
"Kalau Anda terlalu fokus pada orgasme, Anda kehilangan tujuan seks sebenarnya. Seks seharusnya bagaimana kita menghargai seluruh konsep dari kepuasan seksual," ujar Psikolog Seks Dr David Goldmeier. "Dibanding pria, wanita sebenarnya tidak butuh waktu lama untuk orgasme. Tapi mereka butuh waktu untuk merasa bergairah. Wanita yang sudah mendapatkan itu, bisa merasakan orgasme seketika," jelasnya.
(eny/hst)
sumber

1. Area di atas kemaluan
Pasangan bisa mencoba eksplorasi area di atas kemaluan tempat rambut tumbuh. Direktur Medis dari Pusat Pengobatan Seksual di California, Michael Krychman MD, CM, mengatakan bahwa area ini bisa memberikan rasa menyenangkan pada Anda jika disentuh. Untuk mendapatkan sensasi yang lebih menyenangkan, oleskan minyak botanikal yang dibuat untuk memberikan rangsangan dan efek sensitivitas. Anda tak perlu malu meminta kepada pasangan. Menurut penelitian di Indiana University, perempuan yang berpikir lebih positif atas tubuhnya terutama area sensitif yang sangat pribadi, lebih sering mengalami orgasme.
2. Di balik lutut
Anda bisa kegelian jika area ini disentuh. Namun, area ini justru merupakan hot spot seksual yang hampir terlupakan. Jika disentuh dengan cara yang "benar", bagian ini bisa menjadi titik erotis yang mampu membangkitkan gairah. Minta suami Anda untuk mencium, memberikan pijatan lembut dengan lotion, atau bahkan gigitan lembut.
3. Perut
Bagi sejumlah perempuan, pijatan di area perut bisa memberikan pengalaman erotis. Amy Levine, terapis seks di New York, mengatakan bahwa dalam beberapa kasus, perempuan bahkan bisa mencapai titik orgasme dengan melakukan olahraga perut. Memindahkan olahraga ini ke atas kasur bisa lebih memudahkan perempuan mencapai titik kulminasi seksual, bukan?
4. Area kepala
Anda menikmati sensasi tertentu saat creambath di salon, bukan? Cobalah minta suami melakukan hal serupa di rumah, tetapi lebih pada aktivitas seksual. Minta ia memberikan pijatan lembut di area tempurung otak. Area ini dikelilingi saraf yang memberikan sensitivitas ketika disentuh. Sejumlah pakar mengatakan, memberikan pijatan di area kepala membantu meredakan tensi dan memperlancar peredaran darah.
http://female.kompas.com/read/2010/03/08/18533756/hot.spot.seksual.perempuan.yang.terlupakan

1. Mampu membersihkan secara alami
Itulah sebabnya Anda disarankan untuk tidak membasuh vagina dengan sabun. “Vagina dibatasi dengan berbagai kelenjar yang memproduksi cairan yang dibutuhkan untuk melubrikasi sekaligus membersihkan area vagina," tutur Lisa Stern, APRN, perawat yang bekerja bersama Planned Parenthood di Los Angeles. “Sebagian besar infeksi vagina yang dialami pasien di kantor saya adalah perempuan yang mengira mereka telah melakukan sesuatu yang baik, dengan membersihkan vagina dengan sabun dan air, bahkan semprotan air obat."
Produk-produk mandi, khususnya yang mengandung pewarna kimia atau pewangi, bisa mengiritasi vagina serta menghilangkan cairan lubrikasi dan flora (bakteri dan jamur) yang normal dan alami, katanya. Ketika senyawa yang menguntungkan ini lenyap, bakteri anaerobik dan jamur bisa berkembang biak, dan hal ini bisa menyebabkan gejala seperti gatal atau berbau. Sekadar membasuh area labia dengan sabun yang ringan sih, boleh saja, tetapi jangan sampai ada yang masuk ke dalam vagina.
2. Ukurannya membesar ketika dirangsang
Menurut Lissa Rankin, MD, ahli kebidanan dan kandungan dan penulis buku What's Up Down There? Questions You'd Only Ask Your Gynecologist If She Was Your Best Friend, “Panjang rata-rata vagina adalah 7 - 10 cm." Kelihatannya kecil ya, dan tidak mampu "menangkap" seluruh properti si dia.
Namun cara kerja vagina ternyata tidak seperti itu. "Panjangnya bisa berlipat ganda ketika dirangsang," tukas Dr Rankin. Memang, banyak perempuan yang masih merasakan sakit selama berhubungan, jika ukuran penis pasangannya sangat besar. Untuk kasus seperti ini, ia menyarankan penggunaan cairan lubrikasi dan memulai dengan perlahan. "Ajak pasangan untuk bersenang-senang dengan foreplay. Semakin Anda merasa terangsang, semakin berkurang nyeri yang ditimbulkan saat intercourse."
3. Bisa keriput
Seperti juga wajah Anda, vagina pun bisa keriput seiring bertambahnya usia. Labia bisa menjadi tidak terlalu montok karena kadar estrogen menurun, lapisan lemak pada labia menyusut, sedangkan menipisnya kolagen bisa menyebabkan labia menggelambir, demikian menurut Dr Rankin.
“Kulit pada vulva mungkin akan menjadi lebih gelap atau lebih terang, dan klitoris juga menyusut. Tetapi hal ini normal saja," tuturnya. "Perubahan yang sering dikaitkan dengan menurunnya kadar estrogen ini, enggak memengaruhi kenikmatan yang dialami vagina, kok."
4. Tampon tak mungkin tertinggal di dalam vagina
Anda mungkin pernah mendengar cerita tentang tampon yang masuk terlalu jauh, dan sulit dikeluarkan dari vagina. Ini ternyata cuma mitos. “Vagina itu diikat pada ujung bagian dalam leher rahim, dan oleh jaringan vagian sendiri," kata Stern. Dengan kata lain, vagina tidak terhubung ke area lain dari tubuh Anda. Jadi, tak perlu khawatir akan ada sesuatu yang lenyap di sana.
“Memang sih, kadang-kadang tampon bisa masuk sangat jauh ke dalam vagina, seperti jika kebetulan tertinggal saat berhubungan seks. Jika hal ini terjadi, dokter kandungan bisa mengambilnya dengan mudah menggunakan spekulum dan tang," tukasnya.
5. Berejakulasi saat orgasme
Menurut Dr Rankin, hal ini terjadi pada beberapa perempuan, dan bukan hal yang aneh. Bagaimana proses terjadinya?
“Ada kelenjar-kelenjar di sekitar saluran kemih yang kemungkinan mengeluarkan cairan, khususnya ketika dinding dalam vagina (atau G-spot Anda) distimulasi," kata Rankin.
Beverly Whipple, PhD, RN, peneliti seksualitas dan profesor di Rutgers College of Nursing, menggambarkan area ini sebagai prostat kaum perempuan. Bentuknya adalah kumpulan kelenjar, pembuluh darah, saraf, dan jaringan kenyal, yang ketika dirangsang tampaknya menghasilkan cairan pada beberapa perempuan.
6. Mengendur setelah melahirkan
Otot-otot vagina memang cenderung mengendur setelah melahirkan anak, namun Anda tak akan melihat perubahan dalam penampilannya. “Sebagai dokter kandungan, saya tahu apakah pasien saya melahirkan melalui vagina atau tidak (operasi caesar, RED). Saya butuh spekulum yang lebih besar untuk perempuan yang sudah punya dua anak, daripada perempuan yang belum pernah melahirkan. Tetapi dari luar, Anda tak bisa melihatnya kecuali vagina itu robek saat persalinan. Dalam hal ini ia mungkin memiliki bekas luka yang samar di lokasi robekan, atau episiotomy.”
Latihan Kegel adalah cara terbaik untuk memperbaiki fungsi otot-otot vagina, yang meregang dan berubah setelah melahirkan.
7. Seperti bisep, harus sering dilatih
Dr Rankin membenarkan bahwa vagina akan lebih sehat jika Anda berhubungan seks secara rutin. Seks tidak hanya menjaga agar jaringan vagina yang sensitif tetap sehat. Jangan lupa, vagina bertujuan sebagai alat reproduksi, sehingga sebaiknya Anda meningkatkan frekuensi hubungan seks. Jika Anda terlalu lama tidak berhubungan seks, dinding vagina bisa menjadi rapuh. Ketika Anda memasuki masa menopause, dinding vagina bisa terluka dan menutup. Namun, hubungan seks bukan satu-satunya solusi. Anda bisa berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui metode lain untuk menjaga vagina tetap sehat.
http://female.kompas.com/read/2011/01/13/12362993/ukuran.miss.v.membesar.ketika.dirangsang

Mengenai hal itu, androlog dari RSUP Fatmawati dr Nugroho Setiawan MS SpAnd membenarkannya. "Masturbasi boleh-boleh saja dilakukan apalagi bila bersama pasangan suami istri (pasutri). Yang tidak boleh adalah ketika masturbasi menjadi obsesi yang mengharuskan seseorang melakukan tindakan ini sebelum berhubungan intim," kata pakar seksual ini saat dihubungi okezone melalui telepon selularnya, Rabu (2/4/2008).
Menurutnya, masturbasi dapat menjadi fantasi seksual yang menyenangkan bagi mereka yang aktif secara seksual.
"Masturbasi merupakan tindakan merangsang area genital untuk mendapat fantasi seksual. Hanya saja, masturbasi tidak boleh bila menjadi obsesi sehingga orang tidak bisa melakukan hubungan intim tanpa tindakan masturbasi terlebih dahulu," ungkap konsultan rubrik seksual di kanal lifestyle okezone.com.
Nah, agar masturbasi tersebut berkualitas, maka harus bersifat mutualisme bukan auto masturbation.
"Masturbasi mutualisme merupakan tindakan saling bermasturbasi yang dilakukan pasutri, sehingga tidak bermasalah. Karena mereka menganggap masih membutuhkan pasangan masing-masing. Tapi yang bermasalah adalah bila masturbasi itu bersifat auto masturbation yang memberi kenikmatan hanya untuk diri sendiri," papar pria ramah ini.
Kenikmatan yang diperoleh, sambungnya, karena intensitas dan daya peka hanya dirasakan oleh dirinya sendiri. Karena itu, kalau orang yang sudah menikah tidak dianjurkan untuk melakukan masturbasi jenis ini. Berbeda dengan mereka yang masih singel, justru tindakan masturbasi dianjurkan.
"Saat ini banyak orang menikah di usia tua, padahal mereka banyak mendapat gangguan baik dari segi kesehatan maupun yang lain. Karena itu, daripada harus melakukan hubungan seksual yang tidak jelas, maka dianjurkan untuk melakukan masturbasi. Bahkan hal ini dimulai sejak usia remaja," terang pria yang membiarkan rambutnya berwarna putih ini.
Alasan-alasan tersebut yang menguatkan bahwa tindakan bermasturbasi dari segi kesehatan tidak membahayakan.
"Sampai sekarang belum ada penelitian yang menjelaskan bahwa masturbasi yang dilakukan berlebihan dapat menyebabkan penyakit seperti kanker prostat. Karena itu, dari segi kesehatan masturbasi tidak ada masalah untuk dilakukan," jelasnya.
Meski dari segi kesehatan tidak dilarang, lanjut Nugroho, justru tindakan masturbasi menjadi masalah bagi segi agama.
"Kalau dari pandangan agama memang tindakan masturbasi itu masih dianggap dosa. Tapi yang namanya anatomi tubuh dan kebutuhan seksual itu dipengaruhi oleh budaya, lingkungan dan agama. Makanya banyak orang dulu yang percaya bahwa ketika ada keinginan untuk melakukan hubungan intim, maka berdoa dan berolahraga lari untuk menghilangkan keinginan itu," tuturnya.
Padahal, ditambahkan Nugroho, tindakan berolahraga dan berdoa tetap tidak dapat menghilangkan keinginan untuk melakukan hubungan seksual. Karena itu, sebelum melakukan masturbasi sebagai foreplay sebelum melakukan hubungan intim, ada beberapa langkah yang harus diketahui.
"Syarat sebelum melakukan masturbasi yang memang menggunakan tangan atau alat, maka harus dipastikan dalam kondisi bersih. Sementara itu, khusus untuk tindakan masturbasi yang dilakukan wanita maka pastikan tidak sampai dalam hingga merusak alat kelamin mereka," imbuhnya mengakhiri pembicaraan.
http://lifestyle.okezone.com/read/2008/04/02/24/96915/search.html

Cara wanita onani tentu berbeda dengan lelaki. Karena seorang alat kelamin seorang pria tentu berbeda dengan wanita. Karena perbedaan bentuk itulah tentu cara mereka beronani juga berbeda.
Kita tahu onani adalah sebuah cara untuk mendapatkan kepuasan seks tanpa pasangan. Pria tidak perlu seks dengan wanita untuk mendapatkan kepuasan. Cukup dengan menggunakan tangan mereka saja itu sudah cukup. Begitu juga sebaliknya dengan wanita
Oh ya disini kita tidak bicara apakah kepuasan seks dengan onani itu salah atau benar. Disini kita hanya membicarakan bagaimana cara wanita onani.
Tentu saja cara wanita onani ini hanya sekedar menggosok-gosokan tangan mereka. Mencari klitoris mereka dan kemudian menyentuhnya....juga sedikit memasukkkan jari mereka ke lubang vagina.
Bahkan untuk mencapai kepuasan seks. Cara wanita onani ditambah dengan menggunakan dildo (Penis palsu). Memang ini sedikit membahayakan..tapi demi kepuasan seks? apa mau dikata!!
Cara memuaskan wanita
Dengan onani diatas saja masih kurang karena ada lagi cara onani yang lebih ekstrim. Tapi saya tidak akan mengatakannya lebih jauh..takut kalau-kalau pembaca juga mengikutinya.
Cara oanani wanita diatas hanyalah apa yang saya lihat saja di film biru. Dan saya belum pernah melihat wanita melakukannya di depan mata saya.
Tapi secara keseluruhan saya rasa sebagian besar juga seperti itu.
Dan kepuasan seks akan didapat saat mereka ber onani mencapai klimaks dengan ditandai keluarnya cairan wanita.
Ada hal lain cara onani untuk wanita yang lebih aman, yaitu dengan cara Sex Emotion, Just Fantation without finger or toys sex.
Cara ini sangat aman, karena kita hanya berfantasi membawa alam pikiran bawah sadar kita pada hal dimana seakan kita sedang bercinta dengan seseorang. Semua kita bayangkan seperti hal yang nyata, dari mulai kita bercumbu, forplay dan akhirnya kita melakukan hubungan sex,
Kita nikmati alur ceritanya dan kita benar2 rasakan seakan hal itu memang nyata. Memang hal ini sangat sedikit susah, karena sangat memerlukan konsentrasi penuh (seperti kita ber Yoga), tapi klo kita bisa melakukannya dengan baik.... secara otamatis tubuh kita juga bisa merasakan sensasi dari Sex Emotion tsb dan akhirnya akan didapati juga klimak yang sama dengan teori diatas. Coba deh Friends, dijamin aman... Mrs. V kita tidak akan terkena iritasi karena permainan jari/finger kita or toys sex (dildo, dsb).
